KELUAR DARI PENJARA MENTAL
Pernahkah Anda membayangkan bagaimana rasanya tinggal di dalam penjara? Jangankan di penjara yang sesungguhnya, setiap hari terkurung di dalam rumah pun Anda pasti tidak akan betah. Bahkan, terbelenggu oleh keadaan dan tekanan hidup yang sama juga tak kalah menyengsarakan.
Ada satu macam penjara yang dimiliki oleh orang kebanyakan. Tidak diperlukan pihak berwajib untuk membawa mereka ke dalamnya. Penjara ini terbentuk oleh pola hidup dan sistem keyakinan yang tertanam sejak dini dan butuh keberanian untuk mendobraknya. Itulah sebabnya mengapa di dunia ini jauh lebih banyak orang yang hidupnya biasa-biasa saja. Mereka masih bergelut untuk sekedar bisa memenuhi kebutuhan dasar yaitu pangan, sandang dan papan. Bahkan banyak orang yang tidak memiliki rumah sendiri dan masih punya banyak hutang. Belenggu ini dikenal dengan nama PENJARA MENTAL.
Contoh penjara mental yang paling sering kita jumpai adalah :
- BUTUH MODAL UNTUK MEMULAI BISNIS
Seseorang bisa berdalih kalau dia berasal dari keluarga miskin sehingga wajar bila orang tuanya tidak bisa memberi modal usaha. Otomatis peluangnya untuk memulai bisnis sendiri adalah nol. Orang yang menggunakan alasan modal, tidak tahu kalau banyak pengusaha sukses yang memulai usaha dengan modal dengkul. Contoh : Aristotle Onassis yang kaya karena menjadi makelar pedagang tembakau terbesar di Amerika.
- BUTUH PENDIDIKAN TINGGI UNTUK SUKSES
Orang seperti ini berdalih dia tidak sukses karena orang tuanya miskin sehingga tidak bisa mengirimnya ke perguruan tinggi. Orang yang menggunakan alasan ini pasti tidak tahu bahwa banyak orang tanpa gelar akademik bisa meraih sukses. Contoh : Bob Sadino, Sudono Salim, Andri Wongso, Bill Gates dan lain-lain.
- ALASAN USIA
Banyak orang yang merasa ”usia emas”-nya sudah lewat karena sudah di atas 40 atau 50 tahun sehingga pasti kalah bersaing dengan yang muda-muda. Mereka tidak tahu bahwa kolonel Sanders, pemilik restoran waralaba KFC, memulai bisnis pada usia 65 tahun dan baru sukses secara finansial pada usia 80 tahun. Beliau meninggal pada usia 90 tahun dan meninggalkan warisan jutaan dollar.
- ALASAN GENDER
Saya seorang perempuan sehingga ruang gerak saya tidak leluasa seperti laki-laki. Wajar saja bila saya tidak bisa sukses. Orang ini tidak bisa melihat bahwa jaman sekarang sudah banyak wanita menjadi menteri, perdana menteri, presiden dan pengusaha.
- ALASAN KESEHATAN
Saya punya penyakit asma, kalau penyakit saya kambuh, saya tidak bisa melakukan kegiatan apa-apa, wajar kalau saya tidak bisa sukses. Orang ini pasti tidak tahu bahwa banyak orang yang memiliki penyakit bawaan bahkan cacat fisik sejak lahir bisa meraih sukses. Contoh : Stevie Wonder buta sejak lahir, tetapi bisa sukses dalam dunia tarik suara. Ludwig van Beethoven, mengalami disfungsi pendengaran total namun tetap mampu menghasilkan karya besar dalam dunia musik klasik.
- TIDAK PUNYA WAKTU
Banyak orang menggunakan dalih tidak punya waktu sebagai alasan pembenaran tidak bisa sukses. Padahal setiap orang punya waktu yang sama yaitu 24 jam. Ada orang yang bisa memanfaatkan waktu 24 untuk melakukan banyak hal, namun ada juga orang yang menghabiskannya untuk melakukan kegiatan yang tidak berarti. Dalam hal ini yang terpenting adalah strategi jitu untuk mengatur waktu.
Contoh di atas hanyalah sebagian kecil dari penjara mental yang menghambat kesuksesan seseorang. Jika Anda ingin sukses, maka hancurkan dulu tembok mental yang memenjarakan Anda. Caranya, ubah dulu sistem keyakinan yang menghambat tersebut dan bergaul dengan orang-orang yang positif dan sukses. Cara berfikir Anda secara otomatis akan berubah dan sebagai akibatnya tindakan Anda juga akan berubah. Pada akhirnya nasib Anda juga akan berubah. Coba dan buktikan sendiri. Salam sukses!
Linggawati Saputra ST,MM




Tak ada alasan untuk bebas dr belenggu / keluar dr penjara mental.
Pula tak ada alasan untuk menunda-nunda merasih keSuksesan.
Selamathari dan Salam Sukses.
Betapa indah bisnis di Rumah.
[Reply]
Sebuah Artikel sederhana yang bisa menggugah pembaca mba, memang benar bahwa musuh terbesar dalam hidup kita adalah diri kita sendiri atau orang yang setiap hari kita jumpai dikaca. Oleh sebab saya setuju dengan kata-kata diatas “Jika ingin sukses, maka hancurkan dulu tembok mental yang memenjarakan Anda” karena, seringkali orang terjebak oleh pikiran mereka sendiri dalam memaknai kesuksesan. Semoga kita semua bukan orang yang seperti itu..:)
-Ada yang baru uth mba di biznisman.blogspot.com, saya tunggu kunjungannya ya-
salam istimewa
[Reply]
Linggawati Reply:
March 9th, 2009 at 7:01 pm
Halo Mas Ricky,
saya coba buka blog Anda tapi munculnya bahasa Jerman lho, apa benar alamatnya? Thanks ya udah mampir ke sini. Salam sukses.
[Reply]
Orang kalau mau sukses harus berani untuk memulai membuat tindakan. Namun permasalahanya memulai tindakan inilah yang berat, salah satunya karena hambatan “mental block” atau yang menurut mba Lingga sebut sebagai “penjara mental”. Kalau kita bisa lepas atau membebaskan diri “mental block” attau “penjara mental” ini saya yakin kita bisa melangkah dengan sukses.
Salam kenal dan salam sukses.
http://info-peluang-bisnis-internet.blogspot.com
[Reply]
Linggawati Reply:
March 10th, 2009 at 12:12 pm
Betul Mas, start action merupakan aplikasi awal seseorang keluar dari penjara mental. Diikuti dengan langkah learning by doing untuk mencapai tujuan. Salam kenal kembali & sukses juga buat Anda.
[Reply]
woww,, tulisan yang menarikk tanpa terasa begitu cepat saya menghabiskan bacaan tulisan Anda, saya sangat setuju dengan apa yang anda tuliss,,
6 poin diatas adalah hal yang sering dijadikan alasan yang membuat mereka berhenti untuk menggapai impian mereka pencerahan yang bagus,,,
salam kenal,,,,,,,
salam maniss dari saya,,,,,
[Reply]
Kunjungan pertama, salam kenal buat mba Lingga
Artikel nya sangat inspiratif mba terutama poin pertama tentang “Butuh modal untuk memulai bisnia” yang terjadi sekarang memang ada sebagian orang yang pada mulanya mempunyai semangat dan rencana tinggi tetapi pas terkena masalah modal langsung drop, padahal masih banyak cara bisnia lain yang mungkin butuh modal relatif kecil.
Btw : untuk masuk blog saya menggunakan modzilla firefox dulu mba, karena untuk IE nya aga trouble, mau sya ganti theme nya sdh tanggung banyak yg masuk, jadi ga enak juga klo gonta ganti
[Reply]
Linggawati Reply:
March 10th, 2009 at 12:29 pm
Thanks ya Mas Irwan. Besarnya modal sebuah bisnis biasanya berbanding lurus dengan resikonya. Resiko awal adalah rasa khawatir apakah bisnisnya bisa berjalan lancar dan balik modal secepatnya.
Itulah pentingnya untuk memilih bisnis tanpa resiko. Salam sukses ya, nanti saya coba buka blognya lewat MF.
[Reply]
Wah… kalah cepet aku…
Mau bahas juga neeh masalah ini. Tapi tak pending dulu ae lah…
Hehehe..
Penjara mental = MENTAL BLOCK
Yang saya tahu penyakit ini menyerang siapa saja, tidak peduli tua-muda, miskin-kaya. Padahal kalau kita mau membuka block ini, bisa jadi kesuksesan datang menghampiri…
[Reply]
Linggawati Reply:
March 10th, 2009 at 12:40 pm
Gak apa-apa Mas dibahas lagi, pasti ada poin-poin yang berbeda. Biar penyakit doyan masuk penjara ini semakin terkikis dari dunia bisnis online maupun offline
Thanks ya atas kunjungannya. Salam sukses.
[Reply]
Saya suka sekali dengan artikel ini…sederhana namun bisa membakar semangat kita untuk memulai dan terus berkarya.
Memang banyak alasan yang muncul di pikiran kita saat akan memulai sesuatu, namun sayangnya apa yang terpikirkan kebanyakan selalu hal-hal yang akan membuat kita mengatakan : “Tidak Bisa”.
Artikel ini membuktikan bahwa semua orang pasti bisa jika ada motivasi dan kemauan meskipun tidak didukung oleh latar belakang yang mumpuni dengan bidang apa yang akan digeluti.
Salam Sukses.
[Reply]
Saya yakin, pada awalnya setiap orang pernah mengalami yang namanya penjara mental. Masalahnya ada yang bertahan selamanya tinggal di penjara ini dan ada juga yang berusaha keras agar cepat keluar. Nah, yang bisa keluar dari penjara ini hanyalah orang-orang yang menginginkan perubahan dan berusaha keras melakukan perubahan. Walaupun tidak mudah, tapi kalau terus berusaha dan didasari dengan pengetahuan yang memadai, serta berserah diri kepada Yang Maha Kuasa. Maka akan ada jalan keluarnya. Sukses buat anda.
[Reply]
Salam kenal Mba Linggawati,
Saya setuju dengan artikel singkatnya, setiap point sangat bermakna, memang benar.. hanya orang yang malaslah yang banyak alasan untuk merubah keadaan. Sebenarnya kunci sukses itu sebenarnya mau atau niat, tekun dan kreatif termasuk rajin menambah ilmu. Sukses! Sampai jumpa, kalau ada waktu silahkan mampir di blog saya.
[Reply]
tulisan yang sederhana, tapi keluar dari ide yang cerdas. jujur aku cukup terinpirasi dari dari tulisan ini. Thank ya. Btw ini linggawati yang dulu sekolah di SMADA pangkal pinang bukan?
[Reply]
Linggawati Reply:
March 14th, 2009 at 10:20 pm
Halo Yan,
kamu yang si “ngai oi lo ngi” kan? Pa kabar? wah…ternyata kamu masih ingat aku. Of course, I am Linggawati Saputra, the one and only :p
Btw, kamu ada di mana sekarang? Kerja/bisnis apa nih? Contact aku ya di 081213487188. See you…
[Reply]
wah saya sangat terinspirasi sekali untuk mendobrak penjara ini,baru tau yang menghalangi kesuksesan kita, maju terus pantang mundur mba’ ya?
[Reply]